Maskapai penerbangan Lion Air kembali menjadi topik perbincangan hangat. Bukan karena tiket pesawat murah melainkan kejadian tumpahnya avtur atau bahan bakar khusus pesawat. Tumpahnya avtur pesawat Lion Air ini terjadi di Bandara Juanda, Surabaya. Pertamina melalui Communication and Relation Jawa Timur dan Balinus mengungkap bahwa avtur ini tumpah di area apron Bandara Juanda. Jumlah avtur yang tumpah diperkirakan mencapai angka dua ratus hingga tiga ratus liter. Tumpahnya avtur diyakini merupakan kesalahan dari pihak maskapai penerbangan Lion Air. Hal ini dikarenakan pengisian bahan bakar baru akan dilakukan apabila sudah mendapat persetujuan dari pihak maskapai yaitu Lion Air sendiri.

Pihak Pertamina sendiri telah melakukan prosedur sesuai dengan standar yang berlaku. Pertamina mengaku baru akan mengisi bahan bakar pada pesawat apabila pihak maskapai penerbangan telah menginformasikan bahwa semuanya sudah siap. Sehingga, dalam hal ini Pertamina mengungkap bahwa kesalahan adalah murni dari pihak Lion Air. Dikatakan pula bahwa pada saat proses pengisian bahan bakar, salah satu perangkat yaitu valve wing diketahui tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga terjadilah kebocoran tersebut. Saat proses pengisian avtur dijalankan, tiba-tiba terjadi kebocoran yang berasal dari valve panel wing pesawat. Pertamina bergegas menghentikan pengisian dan segera melakukan pembersihan tumpahan. Kejadian ini tidak mempengaruhi penjualan tiket pesawat online.

Tumpahnya avtur pesawat ini sendiri terjadi pada pesawat Lion Air yang memiliki nomor penerbangan JT178 dengan rute Surabaya-Lombok. Kebocoran bahan bakar terjadi sekitar pukul 05.04 WIB. Tumpahnya avtur pesawat diketahui setelah salah satu penumpang, Muhsin Budiono, memposting kejadian ini melalui akun Twitternya. Kebocoran avtur pesawat membuat penerbangan sempat tertunda namun akhirnya dilanjutkan kembali. Kejadian ini tidak mempengaruhi harga tiket pesawat Lion Air ataupun keselamatan penumpang. Namun tentunya kejadian ini cukup mengganggu karena menyebabkan penundaan serta apron bandara menjadi kotor akibat tumpahan minyak. Diharapkan bahwa ke depannya, kejadian ini tidak akan kembali terulang demi penumpang dan juga pihak maskapai maupun bandara. Demikian informasi seputar kejadian kebocoran avtur pesawat ini.